PUNGGAWANEWS, SINJAI – Pemerintah Kabupaten Sinjai mengadakan kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap pengelolaan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tahun 2025. Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Kesehatan setempat ini bertujuan memastikan efektivitas penggunaan anggaran kesehatan di tingkat daerah.

Acara evaluasi tersebut digelar pada Kamis (25/9/2025) di ruang pertemuan Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai. Sekretaris Daerah Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, yang memimpin langsung kegiatan ini menegaskan bahwa inisiatif evaluasi merupakan respons terhadap arahan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Sekda yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah menjelaskan pentingnya pengawasan terhadap alokasi dana BOK, baik di tingkat kabupaten maupun puskesmas melalui skema Dana Alokasi Khusus Non Fisik.

“Visi utama dari program evaluasi ini adalah mewujudkan pengelolaan anggaran yang mengedepankan transparansi, akuntabilitas, serta fokus pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” terang Andi Jefrianto.

Pemerintah daerah berharap melalui kegiatan monitoring ini, pengelolaan dana BOK di Kabupaten Sinjai dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Fokus utama diarahkan pada implementasi program-program prioritas yang dilaksanakan di berbagai puskesmas.

Kegiatan evaluasi ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai dr. Emmy Kartahara Malik. Turut hadir pula seluruh pejabat struktural eselon III dan IV di lingkungan Dinas Kesehatan, para kepala puskesmas se-Kabupaten Sinjai, kepala tata usaha, bendahara puskesmas, serta tim pengelola program kesehatan.

Dalam forum tersebut juga dihadiri pengelola program khusus seperti program Tuberkulosis (TB) dan Kusta dari seluruh puskesmas di wilayah Kabupaten Sinjai, yang menunjukkan komitmen daerah terhadap penanganan penyakit menular prioritas nasional.



Follow Widget