Di sisi lain, Baznas Kabupaten Sinjai menegaskan akan memperluas jangkauan sosialisasi zakat kepada masyarakat. Selama ini pemahaman sebagian besar warga masih terbatas pada zakat fitrah yang dibayarkan menjelang Lebaran. Padahal, zakat mal, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya memiliki potensi yang jauh lebih besar untuk menggerakkan roda kesejahteraan.
Dana zakat yang terkumpul akan disalurkan melalui berbagai program yang mencakup bidang kemanusiaan, ekonomi, kesehatan, pendidikan, dakwah, hingga advokasi. Pendekatan menyeluruh ini dirancang agar dampak zakat tidak hanya terasa sesaat, melainkan memberi perubahan yang berkelanjutan bagi penerimanya.
Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sinjai dan Baznas ini diharapkan terus menguat dari waktu ke waktu. Bukan hanya dalam tataran program, tetapi juga dalam membangun kesadaran kolektif bahwa mengentaskan kemiskinan adalah tanggung jawab bersama—antara pemerintah, lembaga zakat, dan seluruh elemen masyarakat.
Pulau Sembilan mungkin berada di ujung wilayah administratif Kabupaten Sinjai. Namun lewat kegiatan seperti ini, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa jarak geografis tidak pernah menjadi alasan untuk membiarkan warganya tertinggal.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.