Presiden bahkan menyebut angka yang mencolok: bunga pinjaman bagi masyarakat kecil bisa mencapai 70 persen per tahun. Angka itu jauh melampaui batas kewajaran dan dinilai tidak mencerminkan keberpihakan sistem keuangan terhadap kelompok rentan.

Dengan KUR berbunga 5 persen, pemerintah berharap dapat memutus mata rantai jerat bunga tinggi yang selama ini menghimpit pelaku usaha kecil. Program ini juga sejalan dengan agenda besar pemerintahan Prabowo dalam mendorong pemerataan ekonomi dari bawah.

Bagi perbankan, tantangannya kini adalah menemukan keseimbangan antara misi sosial yang diemban program ini dan prinsip kehati-hatian yang menjadi fondasi industri keuangan. OJK tampaknya sadar betul akan ketegangan itu, dan memilih peran sebagai penjaga rel — memastikan kereta program ini melaju tanpa keluar dari jalurnya.