SINJAI, PUNGGAWANEWS – Lebih dari tujuh puluh enam ribu warga telah merasakan manfaat Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sinjai sejak dibuka hampir tiga tahun lalu. Angka itu bukan sekadar statistik — ia mencerminkan pergeseran nyata dalam cara masyarakat mengurus administrasi, dari antre di banyak kantor menjadi cukup satu atap.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sinjai, Lukman Dahlan, mengungkapkan data tersebut di ruang kerjanya pada Selasa, 28 Juli 2026. Sejak resmi beroperasi pada 26 September 2023, MPP Sinjai telah mencatat 76.672 pengguna layanan — sebuah capaian yang menurut Lukman membuktikan kepercayaan masyarakat terhadap model pelayanan terpadu.

MPP Sinjai saat ini mengoperasikan 22 gerai pelayanan dengan 118 jenis layanan. Gerai-gerai itu diisi oleh perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN, dan BUMD — semua bernaung di satu gedung agar warga tidak perlu berpindah-pindah kantor hanya untuk mengurus dokumen yang berbeda.

Namun Pemkab Sinjai tidak berhenti di situ. Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, mendorong agar jangkauan MPP diperluas hingga ke desa dan kelurahan. Instruksi itu kini sedang diterjemahkan menjadi sebuah program integrasi yang menghubungkan MPP dengan Gerai Panrita — titik-titik layanan yang tersebar di wilayah Kabupaten Sinjai.

Gerai Panrita saat ini berjumlah sekitar 25 unit. Ke depan, jumlahnya akan ditambah seiring dengan penguatan sumber daya manusianya. Tujuannya satu: agar warga yang tinggal jauh dari ibu kota kabupaten tidak lagi harus menempuh perjalanan panjang hanya untuk mengurus surat atau dokumen administrasi.



Follow Widget