Tak berhenti di sana, Maman turut menyoroti pentingnya program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang harus menjangkau kelompok paling rentan. Ia menegaskan bahwa KUR perlu diarahkan secara spesifik kepada mereka yang masuk dalam kelompok Desil 1 hingga Desil 4 — yakni kelompok sangat miskin hingga rentan miskin berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.

Langkah ini bukan sekadar program ekonomi biasa. Bagi Maman, menyalurkan KUR ke kelompok terbawah adalah cara paling langsung untuk menarik warga keluar dari jerat kemiskinan ekstrem. “Alhamdulillah itu juga bisa memberikan kontribusi di dalam mengurangi angka kemiskinan… agar bisa keluar dari desil tersebut,” katanya.

Kementerian UMKM, lanjut Maman, berkomitmen penuh menyelaraskan setiap kebijakan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar. Koordinasi lintas kementerian dinilai krusial agar program-program pemberdayaan UMKM berjalan optimal dan tidak tumpang tindih.

Apa yang ditunjukkan melalui kunjungan ke MBloc bukan sekadar simbolis. Ini adalah sinyal bahwa pemerintah ingin mendekatkan ekosistem usaha kecil ke ruang-ruang nyata yang sudah ada — bukan membangun infrastruktur baru dari nol, melainkan membuka akses ke yang sudah tersedia namun belum dimanfaatkan secara maksimal.