Rosan, yang sebelumnya dikenal sebagai pengusaha dan Menteri Investasi, kini menjadi wajah utama Danantara di hadapan mitra internasional. Kehadirannya bersama dua pejabat senior lainnya memperkuat sinyal bahwa Indonesia membuka pintu lebar-lebar bagi gagasan dan modal dari kawasan.

Prabowo selama ini memang dikenal aktif membangun jaringan personal dengan para pemimpin dan tokoh dunia. Pendekatan itu bukan sekadar gaya, melainkan strategi. Hubungan yang hangat dan personal kerap membuka ruang negosiasi yang tidak bisa dicapai hanya melalui jalur formal diplomatik.

Kunjungan keluarga Shinawatra ke Jakarta hari itu menjadi salah satu contoh konkret dari pendekatan tersebut. Pertukaran gagasan dan pengalaman dari tokoh-tokoh yang pernah memegang kendali kebijakan ekonomi di tingkat nasional merupakan aset tak ternilai bagi pemerintah yang tengah merumuskan strategi besar.

Indonesia dan Thailand sama-sama merupakan anggota ASEAN dengan ekonomi yang saling melengkapi. Thailand punya pengalaman panjang dalam industri manufaktur, agrikultur modern, dan pariwisata bertaraf dunia. Indonesia, dengan pasar yang jauh lebih besar dan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, tengah mencari formula percepatan yang tepat.

Dalam konteks itulah pertemuan di Gedung Danantara ini menemukan relevansinya. Bukan sekadar nostalgia antarpemimpin lama, tetapi percakapan antara pengalaman dan ambisi, antara pelajaran masa lalu dan rencana masa depan.



Follow Widget