Thaksin hadir bukan hanya sebagai tamu kehormatan. Ia saat ini menjabat sebagai anggota Dewan Penasihat Danantara, lembaga investasi strategis milik negara yang kini menjadi salah satu instrumen utama pemerintahan Prabowo dalam mengelola aset dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Kapasitas baru Thaksin itu membuat pertemuan ini memiliki dimensi yang lebih dari sekadar silaturahmi antarpemimpin. Dalam kesempatan tersebut, mantan PM Thailand itu menyampaikan sejumlah masukan kepada Presiden Prabowo dan jajaran pimpinan Danantara.
Diskusi mencakup berbagai topik yang sangat konkret: peluang penguatan investasi, strategi pengelolaan aset negara, hingga pendekatan pengembangan ekonomi nasional yang berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang. Bagi Indonesia yang tengah gencar menarik modal asing, pikiran seorang Thaksin yang pernah mengubah wajah ekonomi Thailand tentu bernilai tinggi.
Danantara sendiri bukan sembarang lembaga. Dibentuk sebagai kendaraan strategis negara, lembaga ini mengelola portofolio aset yang sangat besar dan kini menjadi perhatian investor global. Kehadiran Thaksin sebagai penasihat membuka jalur baru koneksi antara ekosistem bisnis Asia Tenggara dengan agenda investasi Indonesia.
Pertemuan itu juga dihadiri oleh tiga nama puncak di struktur Danantara. Group CEO Rosan Roeslani memimpin delegasi dari sisi kelembagaan, didampingi oleh COO Dony Oskaria dan CIO Pandu Sjahrir. Komposisi ini menunjukkan bahwa pertemuan tidak dirancang sebagai seremoni belaka, melainkan sesi kerja yang serius.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.