Summarize the post with AI
PUNGGAWANEWS, TEHERAN – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan pernyataan resmi kepada para pemimpin negara-negara Timur Tengah terkait operasi balasan yang dilakukan Teheran terhadap serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel. Dalam pesannya, Pezeshkian menegaskan bahwa tindakan militer Iran murni bersifat defensif dan bukan merupakan langkah untuk memicu konflik regional.
Melalui akun media sosial X miliknya @drpezeshkian pada Rabu (4/3), kepala negara Iran itu menjelaskan bahwa pihaknya telah menempuh berbagai jalur diplomasi untuk menghindari eskalasi perang. Namun, upaya damai tersebut justru direspons dengan agresi militer yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang telah memimpin negara tersebut sejak 1989.
أصحاب الجلالة، رؤساء الدول الصديقة والجارة، سعينا معكم وعبر الدبلوماسية لتجنّب الحرب، لكن العدوان العسكري الأمريكي-الصهيوني لم يترك لنا خياراً سوى الدفاع عن أنفسنا. نحترم سيادتكم، ونؤمن بأن أمن المنطقة واستقرارها يجب أن يتحقق بجهود دولها مجتمعة.
— Masoud Pezeshkian (@drpezeshkian) March 4, 2026
“Kepada Yang Mulia para Kepala Negara sahabat dan tetangga kami. Iran telah berusaha keras melalui jalur diplomasi untuk mencegah terjadinya perang. Sayangnya, serangan militer dari aliansi Amerika-Zionis tidak memberikan pilihan lain bagi kami kecuali melakukan pembelaan diri,” tulis Pezeshkian dalam pernyataannya.
Presiden Iran tersebut juga menekankan komitmen negaranya untuk menghormati kedaulatan negara-negara tetangga, termasuk wilayah yang menjadi lokasi pangkalan militer dan aset-aset strategis milik Amerika Serikat dan Israel.
Pezeshkian memastikan bahwa sasaran operasi balasan Iran secara khusus diarahkan hanya kepada instalasi dan aset militer Barat yang dinilai berpotensi menimbulkan ancaman lebih lanjut terhadap keamanan Iran serta dapat digunakan untuk melancarkan invasi terhadap negara-negara lain di kawasan.
“Kami sangat menghormati kedaulatan negara-negara tetangga. Kami meyakini bahwa keamanan dan stabilitas kawasan harus dibangun melalui kerja sama kolektif seluruh negara di regional ini,” pungkas Pezeshkian dalam pesan diplomatiknya.
Pernyataan Presiden Iran ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah menyusul serangkaian insiden militer yang melibatkan kekuatan regional dan internasional.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.