Summarize the post with AI
TEHERAN, PUNGGAWANEWS – Iran menyatakan akan kembali membuka akses pelayaran di Selat Hormuz selama masa gencatan senjata 10 hari antara Israel dan kelompok Hezbollah di Lebanon. Langkah ini memicu optimisme baru terhadap peluang tercapainya kesepakatan damai yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyebut jalur vital perdagangan energi global tersebut kini “sepenuhnya terbuka” bagi kapal-kapal komersial. Selat Hormuz sebelumnya ditutup sejak eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari.
Pengumuman itu langsung mengguncang pasar energi. Harga minyak dunia anjlok lebih dari 9 persen ke kisaran US$90 per barel, mencerminkan meredanya kekhawatiran gangguan pasokan global.
Pernyataan Teheran muncul seiring kepatuhan awal terhadap gencatan senjata yang diumumkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Kesepakatan ini dinilai sebagai titik terang setelah konflik berkepanjangan yang melibatkan Israel dan Hezbollah turut menghambat negosiasi antara Washington dan Teheran.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.