Salah satu topik yang mencuri perhatian dalam pertemuan itu adalah wacana pembukaan rute penerbangan langsung antara Indonesia dan Belarus. Ini bukan sekadar obrolan pinggiran — perkembangan konkretnya dijadwalkan diumumkan langsung dalam rangkaian kunjungan Presiden Lukashenko ke Indonesia.
Penerbangan langsung menjadi sinyal kuat bahwa kedua negara serius mempererat hubungan, bukan hanya di atas kertas. Mobilitas yang lebih mudah antara Jakarta dan Minsk diyakini akan membuka peluang bagi wisatawan maupun pelaku bisnis dari kedua sisi.
Sejalan dengan itu, kedua menteri juga membahas kemudahan visa sebagai bagian dari upaya memperlancar arus orang dan modal. Langkah ini dianggap krusial agar hubungan bilateral tidak hanya hangat di tingkat pemerintah, tetapi juga terasa manfaatnya bagi masyarakat dan dunia usaha.
Dalam kerangka diplomasi yang lebih permanen, Indonesia dan Belarus turut membicarakan rencana pembukaan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Minsk. Kehadiran perwakilan diplomatik tetap di ibu kota Belarus itu dipandang sebagai fondasi penting untuk memperkuat hubungan jangka panjang.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.