Keenam, terdapat ancaman terhadap otonomi kampus. Penutupan prodi secara top-down dianggap mengabaikan peran komunitas akademik dalam pengambilan keputusan.

Ketujuh, potensi ketimpangan regional juga menjadi perhatian. Prodi di daerah sering kali memiliki fungsi sosial dan budaya yang tidak tergantikan oleh logika industri semata.

Ini Alasan Akademisi Tolak Penutupan Prodi

Penolakan akademisi bukan tanpa dasar. Mereka menilai kebijakan ini berpotensi mendorong fenomena vocational drift, yaitu pergeseran pendidikan tinggi menjadi terlalu vokasional.

Fenomena ini dikhawatirkan mengikis identitas akademik universitas. Dalam jangka panjang, hal tersebut dapat menghambat perkembangan ilmu pengetahuan dan inovasi nasional.



Follow Widget