Sektor transportasi dan pergudangan ikut mencatat kinerja gemilang dengan pertumbuhan 8,04 persen. Mobilitas masyarakat yang meningkat tajam selama periode libur nasional menjadi faktor utama di balik angka tersebut. Ini menunjukkan bahwa konsumsi rumah tangga masih menjadi penggerak utama ekonomi Indonesia.
Perdagangan besar dan eceran tumbuh 6,26 persen, seiring meningkatnya aktivitas produksi dan arus impor barang konsumsi maupun bahan baku. Sementara sektor konstruksi tumbuh 5,49 persen, didorong oleh akselerasi pembangunan infrastruktur dari pemerintah maupun investasi swasta yang terus mengalir.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.