Lebih mencolok lagi, industri barang logam, komputer, elektronik, optik, dan peralatan listrik melesat 10,35 persen. Pertumbuhan ini dipicu oleh meningkatnya permintaan luar negeri terhadap komponen elektronik dan baterai — dua produk yang semakin strategis di era transisi energi global. Industri kimia, farmasi, dan obat tradisional pun tak ketinggalan, tumbuh 7,41 persen seiring meningkatnya kebutuhan pasar domestik dan ekspor.

Namun kejutan sesungguhnya justru datang dari sektor jasa. Akomodasi dan makan minum mencatat pertumbuhan tertinggi di antara semua sektor, yakni 13,14 persen. Lonjakan ini mencerminkan geliat pariwisata dan konsumsi berbasis jasa yang kian hidup, terutama selama musim liburan dan hari besar keagamaan.