PUNGGAWANEWS.COM, MAKASSAR — Dinas Perikanan dan Pertanian (DPP) Kota Makassar terus mendorong peningkatan keamanan pangan melalui Sosialisasi Pangan Asal Hewan (PAH) bertema “Bersama Menjamin Keamanan Pangan Asal Hewan yang ASUH sebagai Pilar Makassar MULIA” di Hotel Karebosi Premier, Rabu (16/7/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar, Aulia Arsyad, S.STP., M.Si., didampingi Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Sosialisasi ini melibatkan pemangku kepentingan untuk memperkuat pemahaman mengenai pentingnya menjaga mutu dan keamanan produk pangan asal hewan yang dikonsumsi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, prinsip ASUH menjadi perhatian utama. ASUH merupakan singkatan dari Aman, Sehat, Utuh, dan Halal, yang menjadi pedoman penting dalam penyediaan pangan asal hewan agar memenuhi persyaratan keamanan, kesehatan, mutu, serta ketentuan kehalalan sesuai peruntukannya.

Kepala DPP Kota Makassar, Aulia Arsyad, menegaskan bahwa pemenuhan prinsip ASUH membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, distributor, hingga masyarakat sebagai konsumen.

“Keamanan pangan asal hewan merupakan investasi bagi kesehatan masyarakat. Dengan memastikan produk yang beredar memenuhi standar ASUH, kepercayaan konsumen akan meningkat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, pengawasan pangan asal hewan perlu dilakukan secara berkesinambungan untuk memastikan produk yang sampai kepada masyarakat memiliki kualitas yang terjaga. Upaya tersebut mencakup perhatian terhadap proses produksi, penanganan, penyimpanan, hingga distribusi produk hewani.

Keamanan pangan asal hewan menjadi isu penting karena produk seperti daging, telur, susu, dan hasil peternakan lainnya memerlukan penanganan yang tepat agar kualitasnya tetap terjaga. Penerapan higiene dan sanitasi, pengendalian suhu penyimpanan, serta pengawasan kesehatan hewan merupakan bagian penting dalam mencegah risiko kontaminasi dan gangguan keamanan pangan.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber, yakni Kepala Balai Besar POM di Makassar, Yosef Dwi Irwan, S.Si., Apt., M.M., serta Kepala Balai Besar Veteriner (BBVet) Maros, drh. H. Agustia, M.P.

Kedua narasumber membahas aspek pengawasan keamanan pangan, jaminan mutu produk hewani, serta langkah-langkah pencegahan peredaran produk yang tidak memenuhi persyaratan keamanan pangan.

Keterlibatan Balai Besar POM dan BBVet Maros juga memperkuat pentingnya koordinasi antarlembaga dalam pengawasan pangan. Pengawasan yang efektif membutuhkan pendekatan lintas sektor karena keamanan produk hewani berkaitan dengan kesehatan hewan, proses pengolahan, distribusi, dan perlindungan konsumen.

Melalui penyampaian materi tersebut, peserta diharapkan memahami peran masing-masing dalam menjaga keamanan pangan asal hewan. Pelaku usaha, misalnya, perlu memastikan penanganan dan penyimpanan produk dilakukan secara benar, sedangkan masyarakat perlu lebih cermat dalam memilih produk yang layak dikonsumsi.

DPP Kota Makassar berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman seluruh pemangku kepentingan mengenai pentingnya penyediaan pangan asal hewan yang memenuhi prinsip ASUH.

Selain memberikan perlindungan kepada konsumen, penerapan standar keamanan pangan juga berperan dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap produk hewani yang beredar di pasaran. Hal tersebut menjadi bagian penting dari upaya membangun sistem pangan yang aman dan berkelanjutan.

Penguatan pengawasan perlu disertai dengan edukasi yang berkelanjutan, kepatuhan pelaku usaha terhadap ketentuan yang berlaku, serta koordinasi antara pemerintah daerah dan instansi terkait. Dengan demikian, upaya menjaga keamanan pangan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat diterapkan dalam praktik sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, DPP Kota Makassar menegaskan dukungannya terhadap penguatan keamanan pangan asal hewan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat dan meningkatkan ketahanan pangan daerah.

Penerapan prinsip ASUH diharapkan turut mendukung visi Makassar MULIA dalam mewujudkan kota yang sehat, tangguh, dan berdaya saing melalui penyediaan pangan yang berkualitas dan aman bagi masyarakat.



Follow Widget