PUNGGAWANEWS, SINJAI – Komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas program bantuan sosial kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Sinjai. Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif, secara langsung melakukan inspeksi lapangan ke rumah-rumah warga penerima program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Lingkungan Baru, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Jumat (13/02/2026) siang.

Kunjungan kerja yang melibatkan tiga lokasi rumah penerima manfaat ini dilakukan Ratnawati bersama rombongan, termasuk Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Andi Sarifuddin, serta Camat Sinjai Utara Agus Salam.

Menurut Ratnawati, kehadirannya bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk pengawasan aktif untuk memverifikasi bahwa program bantuan yang digelontorkan pemerintah daerah benar-benar memberikan dampak riil kepada masyarakat, bukan sebatas angka dalam dokumen pelaporan administratif.

“Kami tidak ingin program ini hanya terlihat bagus di atas kertas. Yang kami perjuangkan adalah kepastian bahwa setiap warga di Kecamatan Sinjai Utara, dan wilayah lainnya, benar-benar mendapatkan tempat tinggal yang layak dengan standar kualitas yang memadai,” tegas Ratnawati saat berbincang dengan para penerima bantuan.

Selama kunjungan, Bupati melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi bangunan yang telah direnovasi sekaligus menggali informasi langsung dari penghuni rumah terkait proses pengerjaan dan hasil akhir yang mereka terima.

Program RTLH yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 ini merupakan salah satu prioritas Pemkab Sinjai dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Dalam pandangan pemerintah daerah setempat, rumah memiliki peran yang jauh melampaui fungsinya sebagai pelindung dari cuaca. Rumah menjadi basis fundamental bagi tumbuh kembang keluarga, tempat terbentuknya karakter, dan ruang di mana nilai-nilai kehidupan ditanamkan kepada generasi penerus.

Pemerintah Kabupaten Sinjai mengharapkan bahwa perbaikan kondisi hunian ini dapat menjadi katalisator bagi peningkatan kualitas hidup warga secara menyeluruh. Dengan memiliki tempat tinggal yang memenuhi standar kesehatan dan kenyamanan, para kepala keluarga diharapkan dapat lebih fokus mengembangkan potensi ekonomi mereka.

“Ketika keluarga memiliki rumah yang aman dan nyaman, energi mereka tidak lagi tersedot untuk memikirkan kondisi tempat tinggal. Mereka bisa lebih produktif, anak-anak bisa belajar dengan lebih baik, dan pada akhirnya tercipta generasi muda Sinjai yang sehat, cerdas, dan kompetitif,” pungkas Ratnawati.

Program ini juga diharapkan dapat menciptakan efek domino positif, di mana lingkungan hunian yang layak akan melahirkan keluarga-keluarga harmonis yang menjadi tulang punggung pembangunan daerah di masa mendatang.