Hari Pers Sedunia 2026, Meutya Hafid Tegaskan Berita Benar adalah Hak Asasi
JAKARTA, PUNGGAWANEWS – Di tengah banjir informasi yang tak pernah berhenti mengalir, wartawan bukan sekadar penyampai berita—mereka adalah benteng terakhir kebenaran. Pesan itulah yang ditegaskan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid dalam peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026 di Jakarta Pusat, Minggu.
Meutya mengingatkan bahwa era digital telah mengubah cara informasi diproduksi dan dikonsumsi secara dramatis. Informasi kini bergerak lebih cepat dari kemampuan manusia untuk memverifikasinya, dan inilah yang menjadi tantangan terbesar bagi insan pers hari ini.
“Ini era di mana informasi sangat cepat dan sangat banyak, serta banyak yang belum melalui verifikasi yang baik karena orang berkejar-kejaran dengan waktu,” ujar Meutya di hadapan para jurnalis dan pemangku kepentingan pers nasional.
Ia menegaskan bahwa kecepatan tidak boleh dijadikan alasan untuk mengorbankan akurasi. Wartawan, menurutnya, harus tetap berpegang pada nilai-nilai dasar jurnalisme meski tekanan produksi konten semakin tinggi.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.