Ini bukan isu pinggiran. Ini adalah krisis perlindungan anak yang sedang tumbuh diam-diam di balik layar ponsel dan tablet yang ada di tangan anak-anak kita setiap hari.
Penanganan yang menyeluruh, sistematis, dan kolaboratif — sebagaimana yang disebutkan Arifah — bukan pilihan, melainkan keharusan. Karena setiap anak yang dibiarkan terpapar tanpa perlindungan adalah kegagalan kolektif yang dampaknya akan terasa jauh melampaui angka-angka statistik.
FAQ
Berapa banyak anak Indonesia yang terpapar judi online? Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital, sekitar 200 ribu anak Indonesia telah terpapar praktik judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak berusia di bawah 10 tahun.
Mengapa anak-anak mudah terpapar judi online? Anak-anak rentan terpapar judi online karena konten perjudian kini hadir dalam bentuk iklan terselubung, permainan digital bermuatan judi, dan promosi influencer. Anak juga belum memiliki kapasitas untuk memahami risiko hukum, sosial, dan psikologis dari aktivitas tersebut.
Apa langkah yang ditempuh pemerintah untuk melindungi anak dari judi online? Pemerintah menekankan bahwa penanganan tidak bisa hanya mengandalkan penindakan hukum, melainkan harus diperkuat melalui pencegahan, edukasi, pengawasan, dan pendampingan berkelanjutan secara kolaboratif antara berbagai pihak.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.