Namun demikian, 35,7 persen yang menyatakan kurang atau tidak percaya juga bukan angka yang bisa diabaikan begitu saja. Setiap tiga dari sepuluh orang Indonesia yang disurvei menyimpan keraguan terhadap pemerintahan saat ini, dan ini adalah sinyal yang layak mendapat perhatian serius dari para pengambil kebijakan.

Survei opini publik memang bukan cermin tunggal yang mampu merangkum seluruh realitas sosial. Ia hanyalah salah satu lensa untuk melihat bagaimana masyarakat memandang pemimpinnya pada satu titik waktu tertentu. Namun dalam sistem demokrasi, angka-angka seperti ini memiliki nilai tersendiri sebagai umpan balik dari rakyat kepada para pemimpinnya.

Kepercayaan publik, pada akhirnya, adalah aset yang tidak bisa dibeli tetapi harus terus dijaga melalui kerja nyata, transparansi, dan kebijakan yang benar-benar menyentuh kehidupan sehari-hari masyarakat. Dan survei Voxpol ini memberikan gambaran bahwa saat ini, lebih dari separuh warga Indonesia masih memberikan amanah itu kepada Prabowo dan Gibran.



Follow Widget