Para pedagang yang datanya sudah dikumpulkan dijanjikan dipertemukan kembali di Gedung Sate. Di sana, Dedi berjanji membahas skema tempat berjualan yang rapi dan layakโsehingga warga tetap bisa bekerja, tapi Bandung tidak lagi terlihat kumuh.
Apakah janji itu akan terwujud, waktu yang akan menjawab. Tapi setidaknya hari itu, trotoar di jantung Bandung kembali bernafas.
FAQ
Mengapa penertiban trotoar Hasan Sadikin baru dilakukan sekarang setelah 35 tahun? Menurut Gubernur Dedi Mulyadi, kondisi ini terjadi akibat pembiaran bertahun-tahun oleh aparat setempat. Ia mengaku sudah berulang kali meminta jajarannya bertindak, namun tak ada langkah nyata yang diambil hingga ia turun langsung ke lapangan.
Apa yang akan terjadi pada para pedagang yang ditertibkan? Para pedagang dikumpulkan datanya melalui KTP dan nomor HP. Mereka dijanjikan pertemuan di Gedung Sate untuk membahas solusi usaha ke depan, termasuk kemungkinan relokasi ke tempat yang lebih tertata. Bantuan beras juga diberikan sebagai jembatan sementara.
Apakah penertiban ini dilakukan secara paksa? Tidak. Penertiban berlangsung tanpa kekerasan dan tanpa pemaksaan. Gubernur Dedi Mulyadi melakukan pendekatan personal kepada setiap pedagang, mendengarkan keluhan mereka, dan meminta mereka memindahkan lapak secara sukarela.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.