Selain asupan cairan, perlengkapan pelindung diri juga menjadi perhatian. Payung, topi, dan alas kaki yang nyaman disarankan dikenakan saat beraktivitas di luar ruangan. Maria juga meminta jemaah untuk segera melapor kepada petugas kesehatan apabila merasakan gejala tidak sehat, sekecil apa pun keluhan tersebut.

“Seluruh proses dilakukan terkoordinasi dengan pengawalan petugas untuk memastikan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan jemaah,” kata Maria, Jumat, 8 Mei 2026.

Data kesehatan yang dirilis Kemenhaj menunjukkan gambaran yang perlu dicermati. Hingga kini, total jemaah yang menjalani rawat jalan telah mencapai 17.301 orang. Sebanyak 161 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), sementara 311 orang lainnya harus mendapatkan penanganan di rumah sakit Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, 82 jemaah masih menjalani perawatan intensif.

Kabar duka turut mewarnai perjalanan musim haji tahun ini. Kemenhaj melaporkan penambahan empat jemaah yang wafat, sehingga total korban jiwa kini mencapai 16 orang. Penyebab kematian terbanyak adalah penyumbatan pembuluh darah ke jantung dan radang paru-paru, dua kondisi yang kerap diperparah oleh dehidrasi dan kelelahan akibat cuaca panas.