Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menyatakan pihaknya optimistis target 30.000 unit KDKMP pada tahap berikutnya dapat dicapai. Ia menekankan dukungan lintas kementerian dan lembaga negara sebagai kunci percepatan.
“Kami sangat optimis dan yakin bahwa berkat dukungan seluruh kementerian dan lembaga negara itu akan mempermudah mewujudkan apa yang sudah kita rencanakan bersama,” ujar Joao.
Tantangan serupa diakui Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita. Untuk wilayah Jawa, pembangunan fisik KDKMP berjalan relatif lancar tanpa hambatan berarti. Namun situasi berbeda di desa-desa terpencil, terutama di Papua, di mana keterbatasan sumber daya dan akses transportasi darat yang sulit membutuhkan penanganan ekstra dan pendekatan yang berbeda.
Pemerintah menargetkan KDKMP tidak hanya menjadi bangunan fisik, tetapi benar-benar menjadi jantung ekonomi di setiap desa dan kelurahan. Dengan lebih dari 9.000 unit siap operasi dan rencana 30.000 unit lagi menyusul, skala ambisi program ini menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah pembangunan ekonomi berbasis komunitas di Indonesia.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.