Pengaturan pergerakan di Armuzna bukan perkara sepele. Jutaan jemaah dari seluruh dunia bergerak hampir bersamaan dalam rentang waktu yang sangat sempit. Satu titik macet bisa berdampak berantai, dan pemerintah tampaknya sadar betul akan risiko itu.

Tak berhenti di sana, kualitas akomodasi dan konsumsi juga masuk dalam daftar pembenahan. Pemerintah berjanji mengawasi lebih ketat standar pemondokan serta distribusi makanan — termasuk memastikan ketepatan waktu dan kelayakan setiap sajian yang diterima jemaah.

Di sektor kesehatan, kesiapan ditingkatkan secara signifikan. Penambahan tenaga medis dan penguatan fasilitas kesehatan dilakukan sebagai respons atas tingginya beban layanan pada musim haji sebelumnya, terutama saat cuaca ekstrem di Arab Saudi menghantam jemaah yang mayoritas berusia lanjut.

“Kami juga memperkuat layanan kesehatan, baik dari sisi tenaga medis maupun fasilitas, untuk memastikan jemaah mendapatkan penanganan cepat jika diperlukan,” kata Maria.