Summarize the post with AI

Ali menelusuri aroma itu hingga tiba di sebuah gubuk nyaris roboh di ujung kampung, tempat seorang janda tinggal bersama enam anaknya. Ia menyampaikan maksudnya, bahwa istrinya sangat menginginkan masakan yang sedang dimasak. Janda itu hanya diam memandanginya, hingga Ali mengulangi perkataannya.

“Tidak boleh, Tuan,” kata janda itu akhirnya.

“Dijual berapapun akan saya beli.”

“Makanan itu tidak dijual, Tuan,” jawabnya sambil berlinang air mata.

“Kenapa?”

Dengan suara sesenggukan, janda itu menjawab, “Daging ini halal untuk kami dan haram untuk Tuan.” Ali tertegun. Dalam hatinya ia bertanya, bagaimana mungkin ada makanan yang halal bagi seseorang tetapi haram bagi orang lain, padahal keduanya sama-sama muslim. Ia mendesak lagi.



Follow Widget