PUNGGAWANEWS, JAKARTA — Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengingatkan perguruan tinggi agar tidak mencetak lulusan secara berlebihan tanpa mempertimbangkan kebutuhan nyata di dunia kerja. Ia menilai ketidaksesuaian antara output pendidikan dan kondisi lapangan kerja berpotensi menimbulkan persoalan baru, termasuk meningkatnya jumlah lulusan yang bekerja di sektor informal atau tidak sesuai dengan bidang keilmuannya.
“Jangan sampai kita mencetak lulusan tanpa membaca kebutuhan lapangan kerja. Akibatnya, banyak lulusan yang akhirnya bekerja di sektor informal atau tidak sesuai dengan bidang studinya,” ujar Menag Nasaruddin Umar, dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, Selasa (23/12/2025).
Menag menekankan bahwa perubahan zaman dan dinamika dunia kerja yang semakin kompleks menuntut perguruan tinggi untuk lebih adaptif dalam merancang, mengevaluasi, dan mengembangkan program studi. Menurutnya, kampus perlu melakukan analisis sebaran alumni secara berkala agar pengembangan institusi pendidikan tidak stagnan dan mampu merespons perubahan sosial secara tepat.
Selain aspek relevansi lulusan, Nasaruddin juga menyoroti pentingnya nilai keilmuan dan etika akademik di lingkungan perguruan tinggi. Rektor Universitas PTIQ tersebut menegaskan bahwa akademisi harus menjunjung tinggi sikap beradab, beretika, serta mampu menjadi teladan sebagaimana tradisi keilmuan para ulama.
Ia juga mendorong kampus untuk berani melakukan langkah-langkah inovatif, terutama dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang dibutuhkan di masa depan. Menurutnya, terobosan baru dalam dunia pendidikan mungkin tidak langsung dipahami, namun akan memberikan kontribusi nyata dalam jangka panjang.
“Keberanian mengambil langkah baru mungkin tidak langsung dipahami, tetapi kontribusi nyatanya akan sangat berarti bagi masa depan,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Menag menegaskan bahwa pembenahan pendidikan tinggi harus dilakukan secara terencana, berbasis analisis, dan berkelanjutan. Dengan pendekatan tersebut, perguruan tinggi diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat serta pembangunan bangsa.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.