Proses pendorongan atau pergeseran jemaah dalam volume besar itu, kata Ade, menuntut kesiapan petugas PPIH dan tenaga porter di lapangan bekerja secara optimal. Ia mengapresiasi para petugas yang telah menjalani pelatihan intensif hampir satu bulan di Indonesia sebelum bertugas.
Evaluasi tidak akan berhenti di sini. Ade menegaskan bahwa seluruh masukan dari lapangan, termasuk dari media, akan diteruskan kepada Menteri dan Wakil Menteri Haji dan Umrah sebagai bahan perbaikan. Perhatian kini tertuju pada fase Armuzna — Arafah, Muzdalifah, dan Mina — yang menjadi puncak dan ujian sesungguhnya dari seluruh sistem pelayanan haji Indonesia tahun ini.
FAQ :
Pertanyaan: Mengapa layanan konsumsi haji Indonesia mendapat pujian dari jemaah? Karena pemerintah menggunakan bumbu dan pasta asal Indonesia serta melibatkan UMKM dalam penyediaan makanan, sehingga jemaah dapat menikmati cita rasa Nusantara selama di Tanah Suci.
Pertanyaan: Di mana hotel jemaah haji Indonesia ditempatkan di Madinah tahun ini? Sebanyak 118 hotel jemaah Indonesia berada di kawasan Markaziyah, yakni area dalam Ring Road yang berjarak dekat dengan Masjid Nabawi.
Pertanyaan: Apa tantangan terbesar yang dihadapi petugas haji di Madinah saat ini? Proses pergeseran jemaah dalam jumlah besar ke Makkah menjadi tantangan utama, termasuk kebutuhan koordinasi SDM yang tinggi saat 13 kloter harus diberangkatkan dalam waktu bersamaan.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.