Dengan musim haji 2026 yang kian mendekat, langkah Inspektorat Jenderal Kemenhaj menemui syarikah secara langsung di Mekkah menjadi pertanda bahwa pemerintah tidak ingin kecolongan. Pengawasan berbasis kontrak, kunjungan lapangan, dan komunikasi langsung dengan mitra strategis adalah fondasi yang dibangun agar ibadah haji jutaan warga Indonesia berjalan lancar, bermartabat, dan sesuai standar yang dijanjikan.
FAQ
Apa tujuan utama kunjungan Irjen Kemenhaj ke syarikah di Mekkah? Kunjungan ini bertujuan memastikan seluruh layanan yang diberikan syarikah kepada jemaah haji Indonesia sesuai dengan kontrak yang telah disepakati, sekaligus mempererat kemitraan strategis menjelang puncak ibadah haji 1447 H/2026 M.
Siapa saja syarikah yang ditemui dalam kunjungan tersebut? Dua syarikah yang ditemui adalah Rakeen Mashariq dan Al Bait Guests, keduanya merupakan penyedia layanan haji bagi jemaah Indonesia di Arab Saudi.
Bagaimana hasil pemantauan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina? Berdasarkan keterangan Inspektur Wilayah III Kemenhaj Mulyadi Nurdin, persiapan di ketiga lokasi tersebut berjalan sesuai progres dan tidak ditemukan kendala berarti hingga saat pemantauan dilakukan.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.