Bagi masyarakat Sulawesi Selatan, pergantian ini membawa angin segar sekaligus tantangan. Kapolda baru dihadapkan pada berbagai isu keamanan yang membutuhkan penanganan cepat dan kolaboratif — mulai dari potensi konflik sosial, peredaran narkoba, hingga ancaman gangguan keamanan di daerah-daerah terpencil.
Pemkab Sinjai sendiri menutup kehadiran mereka di acara ini dengan harapan yang jelas: koordinasi dan kemitraan dengan jajaran kepolisian harus semakin solid. Bukan hanya untuk kepentingan administratif, tetapi demi mewujudkan situasi yang aman dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat Sinjai — dari perkotaan hingga pelosok desa.
Tongkat komando telah berpindah. Kini, semua mata tertuju pada langkah awal Irjen Chairuddin dalam memimpin salah satu polda dengan wilayah kerja terluas di Indonesia timur.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.