Summarize the post with AI
PUNGGAWANEWS, TEHERAN– Pemerintah Iran mengklaim telah membangun jaringan fasilitas militer bawah tanah skala masif selama beberapa dekade terakhir sebagai bagian dari strategi pertahanan negara tersebut. Kompleks bawah tanah ini didesain khusus untuk menyimpan dan melindungi berbagai jenis persenjataan canggih milik Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
Dalam rekaman video yang dirilis oleh media pemerintah Iran, terlihat rangkaian terowongan bawah tanah berukuran raksasa yang menyimpan beragam sistem persenjataan modern. Kompleks yang digambarkan mirip seperti sebuah kota bawah tanah ini menampung berbagai alutsista, mulai dari pesawat nirawak maritim (drone laut), rudal anti-kapal, hingga ranjau laut.
Koridor-koridor yang terhampar di kedalaman tanah tersebut memperlihatkan deretan persenjataan tercanggih yang dimiliki Iran, tertata rapi di sepanjang jalur terowongan yang dibangun dengan rekayasa teknik tinggi.
Strategi Deterrence Iran
Pengamat militer menilai, publikasi rekaman ini merupakan bagian dari upaya Teheran menunjukkan kekuatan militer kepada dunia internasional, khususnya kepada Amerika Serikat dan Israel yang selama ini menjadi musuh utama Iran di Timur Tengah.
“Tujuan utama Iran adalah memperlihatkan kepada lawan-lawannya bahwa mereka memiliki kemampuan untuk melindungi mayoritas aset militer strategis di dalam instalasi bawah tanah yang sulit dijangkau, bahkan jika terjadi serangan udara atau misil skala besar,” demikian analisis dari pengamat pertahanan regional.
Dengan menyimpan persenjataan di kompleks bawah tanah yang terlindungi dari deteksi satelit dan serangan presisi, Iran berupaya memastikan bahwa kemampuan balasan militernya tetap utuh meski infrastruktur permukaan hancur dalam skenario konflik.
Detail Waktu dan Lokasi Masih Misterius
Meski telah dirilis ke publik, pihak Iran belum memberikan keterangan detail mengenai kapan tepatnya rekaman tersebut diambil. Lokasi pasti dari kompleks bawah tanah ini pun tidak disebutkan dalam video propaganda pemerintah Iran.
Pertanyaan lain yang masih menggantung adalah apakah fasilitas-fasilitas militer bawah tanah tersebut pernah atau sedang menjadi sasaran dalam daftar target serangan militer Amerika Serikat maupun Israel. Kedua negara diketahui memiliki intelijen ekstensif tentang program persenjataan Iran dan telah berulang kali mengancam aksi militer preventif.
Bagian dari Program Penguatan Militer Jangka Panjang
Pembangunan kompleks persenjataan bawah tanah ini merupakan bagian dari investasi jangka panjang Iran dalam memperkuat kemampuan pertahanannya. Selama puluhan tahun, Teheran konsisten mengalokasikan anggaran signifikan untuk membangun bunker dan terowongan bawah tanah yang tahan terhadap serangan konvensional maupun penetrasi senjata presisi tinggi.
Program ini dipercepat terutama setelah serangkaian insiden sabotase terhadap fasilitas nuklir dan militer Iran yang diduga dilakukan oleh agen Israel dalam beberapa tahun terakhir. Dengan menempatkan aset strategis di kedalaman tanah, Iran berharap dapat meminimalkan kerentanan terhadap serangan udara atau operasi khusus musuh.
Hingga saat ini, baik pihak Amerika Serikat maupun Israel belum memberikan tanggapan resmi terkait publikasi rekaman kompleks persenjataan bawah tanah Iran tersebut.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.