Upaya itu tidak datang tanpa kerja keras di balik layar. Haris menyebutkan bahwa koordinasi dan komunikasi yang dijalin oleh Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif, dengan Kementerian Pekerjaan Umum menjadi salah satu faktor penting yang mendorong masuknya alokasi anggaran pusat ke Sinjai. Lobi tingkat tinggi itu terbukti tidak sia-sia.

Perbaikan Jalan Jenderal Sudirman bukan sekadar proyek fisik. Jalan ini merupakan urat nadi pergerakan warga di Kecamatan Sinjai Utara, ibu kota kabupaten, tempat berbagai aktivitas pemerintahan, perdagangan, dan pelayanan publik berpusat. Kondisinya yang selama ini kurang memadai telah lama menjadi ganjalan bagi kelancaran mobilitas warga sehari-hari.

Dengan konstruksi beton dua jalur yang direncanakan, jalan ini diharapkan tidak hanya lebih tahan lama dibandingkan aspal biasa, tetapi juga mampu mengakomodasi volume kendaraan yang terus meningkat seiring pertumbuhan kota. Penataan dua jalur juga diproyeksikan membantu mengurai kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di ruas tersebut.

Pemerintah daerah menaruh harapan besar pada proyek ini sebagai pemantik semangat perbaikan infrastruktur yang lebih luas. Setelah Jalan Jenderal Sudirman, penanganan jalan-jalan lain di berbagai penjuru kabupaten akan terus dilanjutkan secara bertahap, dengan mempertimbangkan kondisi kerusakan, urgensi kebutuhan masyarakat, serta ketersediaan anggaran.

Bagi warga Sinjai, proyek ini adalah jawaban dari penantian panjang. Bagi pemerintah daerah, ini adalah langkah awal dari komitmen yang lebih besar untuk membenahi infrastruktur secara menyeluruh, satu ruas jalan dalam satu waktu, demi kota yang lebih layak dan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh warganya.



Follow Widget