SINJAI, PUNGGAWANEWS – Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai memperkuat pengendalian Tuberkulosis (TB) dan HIV dengan mengevaluasi pelaksanaan program di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.
Evaluasi tersebut dilakukan melalui Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Program TB-HIV yang digelar Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai di Ruang Pertemuan Dinas Kesehatan, Jumat (4/9/2026).
Pertemuan dibuka Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, Akhirani, SKM., M.Kes., dan diikuti para pengelola program TB dan HIV dari seluruh Puskesmas se-Kabupaten Sinjai serta Ketua Pokja TB-HIV RSUD Sinjai.
Forum tersebut menjadi ruang untuk mengevaluasi capaian program sekaligus membahas berbagai kendala yang masih ditemukan dalam pelaksanaan pelayanan TB-HIV di lapangan.
Menurut Akhirani, monitoring dan evaluasi tidak boleh berhenti pada pengukuran capaian. Forum tersebut juga harus menghasilkan langkah penyelesaian terhadap persoalan yang dihadapi petugas di fasilitas pelayanan kesehatan.
“Monitoring dan evaluasi bukan hanya untuk melihat capaian, tetapi juga menjadi momentum untuk mengidentifikasi kendala dan mencari solusi bersama agar pelaksanaan program TB-HIV di Kabupaten Sinjai semakin optimal,” ujarnya.
Sejumlah aspek menjadi perhatian dalam penguatan program, mulai dari penemuan kasus, pengobatan dan pendampingan pasien, hingga pencatatan dan pelaporan. Jejaring layanan, mekanisme rujukan, serta tindak lanjut pasien juga menjadi bagian penting yang perlu terus diperkuat.
Keterlibatan pengelola program dari seluruh Puskesmas bersama tim Pokja TB-HIV RSUD Sinjai diharapkan dapat memperkuat kesinambungan layanan. Koordinasi antar fasilitas kesehatan dinilai penting agar pasien memperoleh penanganan yang tepat dan berkelanjutan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai mendorong seluruh pengelola program untuk meningkatkan kolaborasi, khususnya dalam penemuan dan pengobatan kasus TB, pencegahan penularan HIV, serta pendampingan pasien.
Melalui evaluasi secara berkala dan koordinasi lintas fasilitas pelayanan kesehatan, Pemkab Sinjai menargetkan pelaksanaan program TB-HIV dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan berkesinambungan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengendalian TB dan HIV sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
FadelM (Biro Sinjai)


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.