Qodari menegaskan bahwa setiap satuan pendidikan, tanpa terkecuali, berhak mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas, modern, dan berbasis teknologi. Pemerintah tidak lagi bisa menerima kondisi di mana kode pos menentukan mutu pendidikan yang diterima seorang anak.

Program ini bukan sekadar memasang kabel atau memancarkan sinyal. Di balik perluasan konektivitas, pemerintah membangun sebuah ekosistem digital pendidikan yang lebih menyeluruh, yang disebut Rumah Pendidikan.

Platform ini dirancang sebagai pusat layanan terpadu yang mengintegrasikan berbagai kebutuhan digital dalam dunia pendidikan. Pengembangannya mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang percepatan digitalisasi pembelajaran dan penguatan layanan pendidikan berkualitas.

Salah satu komponen utama dalam Rumah Pendidikan adalah Ruang Murid. Layanan ini menyediakan sumber belajar digital, instrumen asesmen, hingga materi pengembangan karakter bagi para peserta didik. Hingga kini, Ruang Murid telah mencatat 1,3 juta pengguna aktif setiap bulannya, sebuah angka yang menunjukkan antusiasme nyata dari kalangan pelajar.

Tidak hanya siswa yang diakomodasi. Para guru dan tenaga kependidikan juga mendapat porsi yang setara melalui fitur Ruang Guru. Platform ini menyediakan pelatihan mandiri, pengelolaan kinerja, hingga program pengembangan profesional berkelanjutan. Ruang Guru telah mencatatkan lebih dari tiga juta kunjungan, dan sejak Juni 2026 mulai diintegrasikan secara bertahap ke dalam ekosistem Rumah Pendidikan.



Follow Widget