PUNGGAWANEWS, GOWA – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Megarezky Makassar menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Panti Asuhan Nur Hikmah, Kabupaten Gowa, Ahad (28/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Bersama Menebar Kebaikan, Mewujudkan Anak Sehat dan Bahagia” ini menjadi bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berupaya meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan, kebugaran, dan kesejahteraan psikososial anak-anak panti melalui pendekatan edukatif, rekreatif, dan humanis.
Kegiatan ini turut didampingi langsung oleh dosen Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Megarezky Makassar, Wahyu Munandar, M.Or. Kehadiran dosen dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan kompetensi akademik, tetapi juga penguatan karakter, kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, dan semangat pengabdian mahasiswa.
Rombongan mahasiswa disambut hangat oleh Ibu Winda Nur Wahyuni, S.Sos., selaku penanggung jawab Panti Asuhan Nur Hikmah yang berlokasi di Jalan Mustafah Dg. Bunga, Kelurahan Paccinongang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.
Dalam sambutannya, Winda menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada civitas akademika Universitas Megarezky Makassar atas kepedulian yang diwujudkan melalui kegiatan positif dan bermanfaat bagi anak-anak panti.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kehadiran mahasiswa tidak hanya memberikan edukasi mengenai kesehatan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan, semangat, dan pengalaman yang berkesan bagi anak-anak kami. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemeriksaan antropometri, meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, serta pendataan usia anak sebagai dasar perhitungan Indeks Massa Tubuh. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memberikan gambaran awal mengenai status gizi dan kondisi kesehatan anak-anak sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam mendukung yang optimal.
Selain pemeriksaan kesehatan, mahasiswa juga menyelenggarakan berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif yang dirancang untuk meningkatkan kebugaran, membangun rasa percaya diri, serta menanamkan nilai-nilai karakter positif kepada anak-anak panti.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Sesi ice breaking menjadi pembuka interaksi antara mahasiswa dan anak-anak panti. Kegiatan tersebut bertujuan mencairkan suasana, mempererat hubungan, sekaligus menumbuhkan keberanian anak-anak untuk berpartisipasi aktif.
Keceriaan semakin terasa saat mahasiswa menggelar berbagai permainan edukatif. Salah satunya adalah lomba lari kelereng yang melatih keseimbangan tubuh, koordinasi gerak, konsentrasi, ketelitian, serta . Melalui permainan ini, anak-anak juga diajak untuk menghargai proses, bekerja keras, dan menjunjung tinggi nilai fair play.
Mahasiswa juga menghadirkan permainan Ranking 1, sebuah aktivitas edukatif yang memadukan unsur hiburan dan pembelajaran. Melalui permainan tersebut, anak-anak diajak mengasah kemampuan berpikir cepat, meningkatkan wawasan umum, melatih keberanian mengambil keputusan, serta membangun rasa percaya diri dalam suasana kompetisi yang sehat dan menyenangkan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu anak panti. Momen tersebut menjadi penutup yang penuh kehangatan sekaligus mencerminkan anak-anak panti dalam menyambut dan melepas tamu yang berkunjung.
Dosen pendamping kegiatan, Wahyu Munandar, M.Or., menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian seperti ini merupakan bentuk nyata pembelajaran berbasis pengalaman atau experiential learning. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga perlu memahami kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Sebagai calon pendidik dan tenaga profesional di bidang pendidikan jasmani, mahasiswa harus mampu menjadi agen perubahan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, mereka belajar mengintegrasikan ilmu pengetahuan, kepedulian sosial, serta nilai-nilai kemanusiaan dalam bentuk aksi nyata,” ujarnya.
Melalui kegiatan pengabdian ini, mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Megarezky Makassar berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran anak-anak mengenai pentingnya menjaga kesehatan, menerapkan pola hidup aktif, serta membangun karakter melalui aktivitas fisik yang edukatif dan menyenangkan.
Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa pendidikan tinggi tidak hanya berperan dalam menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi, kepedulian, dan pengabdian, Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Megarezky Makassar kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pencapaian Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus hadir sebagai bagian dari solusi dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, berkarakter, dan berdaya.




















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.