Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang hadir langsung dalam rapat paripurna tersebut, menilai ucapan Prabowo bukan sekadar retorika politik. Menurut Dasco, penghargaan itu keluar dari lubuk hati paling dalam sang presiden.

“Itu adalah ungkapan yang tulus dan penghargaan,” kata Dasco usai rapat. Ia menekankan bahwa kata-kata Prabowo mencerminkan respek yang nyata terhadap peran PDIP dalam menjaga iklim demokratis di Indonesia.

Dasco juga menyinggung soal kritik-kritik yang selama ini dilontarkan anggota Fraksi PDIP di DPR. Alih-alih menganggapnya sebagai gangguan, ia menyebutnya sebagai kritik yang membangun — dan mengakui bahwa dinamika itu sudah berlangsung sejak awal pemerintahan Prabowo.

Dalam sistem demokrasi yang sehat, oposisi bukan musuh pemerintah, melainkan mitra koreksi. Keberadaan partai yang berani mengkritik kebijakan eksekutif adalah salah satu penanda bahwa ruang demokrasi masih terbuka dan berfungsi.