Restrukturisasi BUMN yang berjalan disebut berhasil menghasilkan penghematan biaya overhead sekitar Rp50 triliun. Target penghematan itu bahkan diharapkan meningkat menjadi lebih dari Rp70 triliun hingga akhir 2026, seiring dengan terus berjalannya proses efisiensi internal perusahaan negara.

Sektor perumahan juga bergerak meski belum mencapai target. Program 3 Juta Rumah terus berjalan dengan mendorong pembangunan hunian dan pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Hingga 14 Oktober 2026, penyaluran rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan mencapai 180.600 unit dari target 350.000 unit sepanjang 2026.

Ekonomi kerakyatan juga mendapat dorongan nyata. Sebanyak 10.070 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih telah beroperasi di seluruh Indonesia hingga 15 Oktober 2026. Koperasi-koperasi ini diarahkan menjadi pusat kegiatan ekonomi desa, mulai dari menyediakan kebutuhan pokok, menyalurkan bantuan, hingga menyerap dan memasarkan hasil pertanian warga.

Soal kemiskinan, data Badan Pusat Statistik menunjukkan tren penurunan. Jumlah penduduk miskin pada Maret 2026 turun menjadi 22,93 juta orang atau 8,07 persen, berkurang 920 ribu orang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di bidang penegakan hukum, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan telah berhasil menguasai kembali 6,22 juta hektare kawasan hutan hingga 6 Oktober 2026. Pemerintah juga menyerahkan penerimaan negara sebesar Rp13,24 triliun dari penagihan denda administratif kehutanan dan penerimaan pajak terkait tindak lanjut satgas tersebut.



Follow Widget