Dalam kesempatan itu, Andi Ibrahim juga menyinggung berbagai terobosan layanan yang terus dikembangkan pihaknya. Mulai dari Samsat Keliling yang menjangkau pelosok desa, gerai Samsat di Mall Pelayanan Publik, hingga program keringanan berupa diskon dan pembebasan denda pajak kendaraan—semuanya dirancang agar warga tidak punya alasan untuk menunda kewajiban perpajakan mereka.

Bupati Ratnawati Arif menyampaikan apresiasi tinggi kepada UPTD Samsat Sinjai yang telah menginisiasi kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa Gebyar Pendapatan bukan semata urusan hadiah, melainkan simbol pengakuan atas kedisiplinan warga.

“Kemenangan ini bukan sekadar hadiah materi, tetapi merupakan bentuk penghargaan atas kedisiplinan dan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan,” ujar Ratnawati di hadapan para tamu undangan dan penerima hadiah.

Ratnawati juga mengingatkan peran strategis pajak dalam roda pembangunan daerah. Setiap rupiah yang masuk dari pembayaran pajak kendaraan akan kembali ke masyarakat dalam wujud infrastruktur jalan, fasilitas kesehatan, akses pendidikan, dan berbagai program kemasyarakatan lainnya.

Ia menyebut sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sinjai, UPT Bapenda Sulawesi Selatan, Kepolisian, dan PT Jasa Raharja sebagai fondasi penting dalam mendorong optimalisasi penerimaan pajak daerah. Kolaborasi lintas sektor ini, menurutnya, menjadi kekuatan utama yang membuat program seperti Gebyar Pendapatan bisa berjalan efektif.



Follow Widget