JAKARTA, PUNGGAWANEWS – Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menegaskan komitmen serius Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam menjadikan data sebagai tulang punggung perencanaan pembangunan daerah. Senin, 6 Juli 2026, ia memimpin langsung kunjungan kerja ke Kantor Pusat Badan Pusat Statistik Republik Indonesia di Jakarta—sebuah langkah yang mencerminkan kesadaran bahwa kebijakan tanpa data hanyalah tebakan.

Kunjungan itu bukan sekadar seremonial. Bupati Ratnawati hadir bersama sejumlah pejabat kunci: Kepala Bappeda Sinjai, Haerani Dahlan; Kepala Dinas Pemuda dan , Dr. Mansyur, serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, Hasir Ahmad. Rombongan diterima langsung oleh Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti.

Agenda utama pertemuan berpusat pada penguatan tata kelola pembangunan berbasis data. Salah satu topik yang paling intensif dibahas adalah optimalisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional, yang dikenal dengan singkatan DTSEN.

DTSEN bukan basis data biasa. Sistem ini mengintegrasikan informasi dari 16 kementerian dan lembaga pemerintah, dan diperbarui setiap tiga bulan sekali. Dengan cakupan seluas itu, DTSEN dirancang menjadi fondasi tunggal yang bisa diandalkan untuk menyusun kebijakan sosial-ekonomi yang benar-benar tepat sasaran.

Bupati Ratnawati secara tegas menyampaikan bahwa Pemkab Sinjai berkomitmen untuk tidak lagi merumuskan kebijakan secara coba-coba. Setiap rencana pembangunan, menurutnya, harus bertumpu pada data yang valid dan mutakhir—bukan asumsi atau intuisi semata.



Follow Widget