Ichsan mengimbau masyarakat untuk memeriksa dengan cermat seluruh informasi perjalanan haji sebelum memutuskan berangkat. Memastikan keberangkatan melalui jalur resmi bukan hanya soal kepatuhan terhadap aturan, melainkan bentuk perlindungan diri yang paling mendasar.

“Niat suci untuk beribadah harus ditempuh melalui jalan yang benar. Jangan sampai keinginan berangkat ke Tanah Suci justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tandas Ichsan.

Pesan itu sederhana namun berat: keikhlasan niat tidak cukup bila jalan yang ditempuh keliru. Dalam ibadah sebesar haji, prosedur bukan penghalang — ia adalah pelindung.