JAKARTA, PUNGGAWANEWS – Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini membawa pesan yang tajam dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti. Di hadapan publik pada Sabtu pagi di Jakarta, ia menegaskan bahwa seluruh kebijakan pendidikan yang telah dirancang pemerintah tidak akan berarti apa-apa tanpa tiga fondasi utama yang ia sebut sebagai 3M.

Tiga fondasi itu adalah Mindset yang maju, Mental yang kuat, dan Misi yang lurus. Menurut Mu’ti, tanpa ketiganya, program-program peningkatan mutu pendidikan hanya akan berhenti sebagai formalitas administratif yang ditandai angka-angka kuantitatif tanpa dampak nyata.

Pernyataan ini disampaikan Mu’ti dalam tayangan pidatonya pada peringatan Hardiknas yang digelar di Jakarta. Momen ini menjadi pengingat bahwa persoalan pendidikan nasional bukan sekadar urusan anggaran dan regulasi, melainkan soal cara pandang dan komitmen seluruh ekosistem pendidikan.

Mu’ti menggarisbawahi bahwa pendidikan, sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003, pada hakikatnya adalah proses mencerdaskan kehidupan sekaligus membangun watak dan peradaban bangsa. Bukan sekadar transfer ilmu pengetahuan di dalam kelas.