Summarize the post with AI

PUNGGAWANEWS, MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin turun langsung meninjau kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kecamatan Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan, guna memastikan kesiapan lahan untuk realisasi proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang masuk dalam kategori proyek strategis nasional.

Kunjungan lapangan itu menjadi bagian dari tindak lanjut penandatanganan perjanjian kerja sama yang sebelumnya telah dilakukan bersama Kementerian Lingkungan Hidup. Munafri menegaskan bahwa pembebasan lahan merupakan tahap pertama yang harus segera dirampungkan agar seluruh tahapan berikutnya dapat berjalan sesuai target.

Pemerintah Kota Makassar menyiapkan lahan seluas lebih dari 8 hektar untuk proyek tersebut, melampaui kebutuhan minimum yang ditetapkan sebesar 7 hektar. Kelebihan luas itu disengaja guna memberikan ruang gerak lebih dalam perencanaan dan pembangunan fasilitas pendukung. Proses pemetaan batas wilayah juga akan segera dilakukan sebelum diajukan secara resmi kepada pemerintah pusat sesuai prosedur yang berlaku.

Tak hanya soal lahan, Pemkot Makassar juga berkomitmen membuka akses jalan baru menuju lokasi proyek PSEL agar mobilisasi alat berat dan seluruh aktivitas konstruksi dapat berlangsung lebih lancar dan efisien.

Proyek yang melibatkan investasi jumbo senilai sekitar Rp3 triliun ini merupakan bagian dari instruksi langsung Presiden dan menggandeng Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Munafri menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat kepada Kota Makassar sebagai salah satu lokasi pelaksanaan proyek strategis berskala besar ini.

Ia menekankan bahwa manfaat proyek ini jauh melampaui sekadar penyelesaian masalah sampah perkotaan. Kehadiran PSEL diyakini akan membawa dampak berganda, mulai dari penyediaan energi listrik alternatif hingga penyelesaian berbagai persoalan sosial yang selama ini turut dipicu oleh pengelolaan sampah yang belum optimal di Kota Makassar.



Follow Widget