SINJAI, PUNGGAWANEWS – Langkah bersama untuk memperkuat ekonomi rakyat di tingkat paling bawah kembali ditegaskan. Komandan Korem 141/Toddopuli, Kolonel Inf. Robinson Tallupadang, memimpin kunjungan kerja Tim Verifikasi dan Validasi percepatan kesiapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Sinjai, Kamis, 23 Oktober 2026. Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, turut mendampingi langsung kegiatan tersebut.
Kunjungan ini menargetkan dua titik di Kecamatan Sinjai Utara, yakni Kelurahan Bongki dan Kelurahan Balangnipa. Di dua lokasi itulah tim melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari kelengkapan dokumen administrasi, kesiapan sarana dan prasarana, hingga kondisi fisik bangunan koperasi yang akan segera beroperasi.
Sebelum turun ke lapangan, rombongan Danrem terlebih dahulu singgah di Makodim 1424/Sinjai. Dari sana, tim bergerak menuju dua kelurahan tersebut untuk menjalankan proses verifikasi dan validasi secara langsung.
Robinson menegaskan bahwa pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan semata urusan satu pihak. Menurutnya, program ini membutuhkan keterlibatan nyata dari pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh lapisan masyarakat agar berjalan sebagaimana yang diharapkan.
“Ini merupakan tugas bersama. Koperasi Merah Putih adalah bagian dari program pemerintah yang harus kita dukung bersama demi meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat,” katanya di sela kunjungan.
Ia menjelaskan, proses pembangunan koperasi di wilayah Korem 141/Toddopuli telah berjalan sejak Oktober 2025. Hingga saat ini, sebanyak 971 koperasi telah mencapai penyelesaian pembangunan fisik seratus persen, sebuah pencapaian yang ia sebut sebagai buah dari kerja sama lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat.
Keberadaan koperasi ini tidak sekadar menjadi simbol program nasional. Robinson menekankan, dampak ekonomi yang nyata bagi warga menjadi tujuan utama kehadiran Koperasi Merah Putih di setiap desa dan kelurahan.
Pengelolaan koperasi juga diharapkan menyerap tenaga kerja lokal, baik untuk posisi manajer maupun staf operasional, sesuai dengan kebutuhan dan kualifikasi yang tersedia di masing-masing wilayah.
Fungsi koperasi dirancang melampaui sekadar simpan-pinjam. Koperasi Merah Putih diproyeksikan sebagai titik distribusi barang kebutuhan pokok sekaligus barang bersubsidi, sehingga masyarakat tidak lagi harus bergantung pada rantai distribusi yang panjang dan tidak pasti.
Kehadiran koperasi di tingkat kelurahan diharapkan menjadi solusi konkret atas persoalan kelangkaan barang yang kerap muncul, terutama di daerah-daerah yang jauh dari pusat perdagangan. Stabilitas harga pun diharapkan lebih terjaga dengan adanya titik distribusi resmi di level komunitas terkecil.
“Harapannya, tidak ada lagi persoalan kelangkaan barang kebutuhan masyarakat. Jika stok di daerah tidak mencukupi, pengelola dapat mengupayakan pasokan dari luar daerah,” jelas Robinson.
Tak hanya itu, koperasi juga dirancang menyediakan layanan pendukung kebutuhan dasar lainnya, termasuk -obatan dan fasilitas pelayanan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, masyarakat diharapkan bisa mengakses berbagai kebutuhan penting dalam satu tempat yang terjangkau secara geografis maupun ekonomi.
Robinson mengakui, keterlibatan TNI dalam mempercepat pembangunan koperasi ini adalah bagian dari tugas pokok dalam membantu pemerintah di bidang pembangunan nasional dan peningkatan kesejahteraan rakyat. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kondisi bangunan koperasi yang dikunjungi di Kabupaten Sinjai.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa hasil verifikasi dan validasi bukan sekadar formalitas. Seluruh temuan di lapangan akan dijadikan bahan evaluasi untuk memetakan kekurangan yang masih perlu diperbaiki sebelum koperasi resmi memasuki tahap operasional.
“Kalau masih ada hal yang perlu diperbaiki, tentu akan kita tindak lanjuti. Verifikasi ini dilakukan untuk memastikan kesiapan koperasi sebelum memasuki tahap berikutnya,” tegasnya.
Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menyambut baik kunjungan tersebut dengan menyebut kegiatan ini sebagai wujud nyata sinergi antar-unsur Forkopimda di Kabupaten Sinjai. Baginya, kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri adalah fondasi penting dalam mendorong pembangunan yang berpihak pada rakyat.
Pemerintah Kabupaten Sinjai, kata Ratnawati, secara penuh mendukung pembangunan Koperasi Merah Putih sebagai instrumen nyata untuk memperkuat perekonomian dan mendorong kemandirian warga di tingkat desa dan kelurahan.
“Pemerintah Kabupaten Sinjai tentu sangat mendukung pembangunan KDKMP ini. Kami berharap sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin dengan baik dapat terus diperkuat, sehingga pembangunan koperasi ini berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Ratnawati.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kunjungan tersebut, di antaranya Ketua DPRD Sinjai Andi Jusman, Dandim 1424/Sinjai Letkol Arm. Arif Hartanto, Kapolres Sinjai AKBP Jamal Fathur Rakhman, perwakilan Kejaksaan Negeri Sinjai, perwakilan Pengadilan Negeri Sinjai, Staf Ahli Bupati Bidang Sosial dan SDM H. Sofwan Sabirin, kepala OPD terkait, Camat Sinjai Utara, Lurah Bongki, serta Lurah Balangnipa.
Kehadiran lintas unsur itu sendiri mencerminkan keseriusan semua pihak dalam memastikan program Koperasi Merah Putih tidak berhenti di tataran wacana, melainkan benar-benar hadir dan memberi dampak di tengah kehidupan masyarakat Sinjai.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.