“Harapannya, tidak ada lagi persoalan kelangkaan barang kebutuhan masyarakat. Jika stok di daerah tidak mencukupi, pengelola dapat mengupayakan pasokan dari luar daerah,” jelas Robinson.

Tak hanya itu, koperasi juga dirancang menyediakan layanan pendukung kebutuhan dasar lainnya, termasuk -obatan dan fasilitas pelayanan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, masyarakat diharapkan bisa mengakses berbagai kebutuhan penting dalam satu tempat yang terjangkau secara geografis maupun ekonomi.

Robinson mengakui, keterlibatan TNI dalam mempercepat pembangunan koperasi ini adalah bagian dari tugas pokok dalam membantu pemerintah di bidang pembangunan nasional dan peningkatan kesejahteraan rakyat. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kondisi bangunan koperasi yang dikunjungi di Kabupaten Sinjai.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa hasil verifikasi dan validasi bukan sekadar formalitas. Seluruh temuan di lapangan akan dijadikan bahan evaluasi untuk memetakan kekurangan yang masih perlu diperbaiki sebelum koperasi resmi memasuki tahap operasional.

“Kalau masih ada hal yang perlu diperbaiki, tentu akan kita tindak lanjuti. Verifikasi ini dilakukan untuk memastikan kesiapan koperasi sebelum memasuki tahap berikutnya,” tegasnya.



Follow Widget