Ayat ini menjelaskan siapa Allah secara utuh: Maha Hidup, tidak pernah tidur, dan menguasai seluruh alam semesta. Pesan ini sekaligus memutus keyakinan lama tentang banyak tuhan dan perantara gaib.

Peristiwa Turunnya Ayat Kursi

Menurut berbagai riwayat, Ayat Kursi turun pada malam yang tenang di Madinah. Malaikat Jibril membawa wahyu tersebut kepada Nabi Muhammad SAW.

Sejumlah ulama menyebut, turunnya ayat ini diiringi ribuan malaikat sebagai tanda kemuliaannya. Nabi merasakan beratnya wahyu, sebagaimana biasanya, hingga tubuh beliau berkeringat meski udara dingin.

Momen ini bukan peristiwa biasa. Ia menjadi simbol komunikasi antara langit dan bumi. Ayat yang turun kemudian dikenal luas sebagai inti penegasan tauhid dalam Islam.

Makna dan Isi Ayat Kursi

Ayat Kursi memuat konsep tauhid secara komprehensif. Diawali dengan kalimat bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, ayat ini langsung memutus segala bentuk penyembahan selain-Nya.



Follow Widget