Keempat, Indonesia mendorong percepatan diversifikasi energi ASEAN melalui pengembangan energi terbarukan dan penguatan jaringan listrik kawasan. Langkah ini dianggap penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil sekaligus memperkuat ketahanan energi regional di masa depan. Kelima, ASEAN diharapkan terus menjadi jangkar perdamaian dunia dengan menjunjung tinggi hukum internasional, melindungi masyarakat sipil dalam konflik, dan berbicara dengan satu suara dalam menyikapi isu-isu global.

Selain memuat poin-poin utama diplomasi Indonesia, infografik ini juga menghadirkan sejumlah fakta menarik dari KTT ASEAN ke-48, termasuk penggunaan kendaraan Maung MV3 Garuda Limousine oleh Presiden Prabowo dalam agenda luar negeri untuk pertama kalinya. KTT kali ini juga mengusung tema “Navigating Our Future Together” atau “Menavigasi Masa Depan Kita Bersama,” yang mencerminkan semangat kolaborasi dan persatuan negara-negara ASEAN dalam menghadapi tantangan masa depan.