Summarize the post with AI

SINJAI, PUNGGAWANEWS – Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) secara resmi memulai proses seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kabupaten tahun 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai pada Selasa (14/4/2026) dan diikuti oleh ratusan pelajar tingkat SMA dan sederajat dari berbagai sekolah di wilayah Kabupaten Sinjai.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sinjai, Muh. Akbar Juhamran, menyampaikan bahwa minat dan partisipasi pelajar pada seleksi tahun ini menunjukkan angka yang cukup tinggi. Tercatat sebanyak 227 peserta resmi mendaftar, terdiri atas 119 peserta putra dan 108 peserta putri yang berasal dari berbagai satuan pendidikan di daerah tersebut.

Menurut Akbar, seluruh peserta telah menyatakan kesiapan untuk mengikuti rangkaian seleksi yang berlangsung secara ketat dan berjenjang. Pada tahap awal pelaksanaan, para peserta langsung menjalani Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) serta Tes Intelegensi Umum (TIU) yang pelaksanaannya turut diawasi oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila sebagai bentuk penjaminan standar seleksi berbasis nilai kebangsaan dan integritas.

Ia menegaskan bahwa proses penjaringan calon anggota Paskibraka tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan akademik semata, tetapi juga mencakup aspek kedisiplinan, integritas, serta ketahanan fisik dan mental. Selama empat hari pelaksanaan seleksi hingga 17 April 2026, para peserta akan melalui berbagai tahapan lanjutan, mulai dari pemeriksaan kesehatan dan parade, uji Peraturan Baris Berbaris (PBB), tes kesamaptaan, hingga wawancara serta penilaian kepribadian pada tahap akhir.

Dari total 227 peserta yang mengikuti seleksi, panitia akan memilih 70 pelajar terbaik untuk dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Sinjai tahun 2026. Komposisi akhir nantinya terdiri atas 37 putra dan 33 putri yang dinilai paling memenuhi kriteria secara menyeluruh.

Lebih lanjut, pemerintah daerah berharap seleksi ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi fisik dan intelektual, tetapi juga sarana pembinaan karakter generasi muda yang berdisiplin tinggi, berjiwa tangguh, serta memiliki rasa nasionalisme yang kuat. Para peserta yang terpilih nantinya akan mengemban tugas kehormatan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.



Follow Widget