JAKARTA, PUNGGAWANEWS – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono angkat suara soal fenomena media sosial yang kini dikuasai akun-akun tidak nyata. Dalam sebuah video yang diunggah di akun TikTok pribadinya pada Selasa, 22 September 2025, ia menyebut bahwa lebih dari 60 persen percakapan di media sosial saat ini bukan berasal dari manusia sungguhan, melainkan dari robot dan akun palsu.
Pernyataan itu muncul di tengah maraknya hujatan terhadap Presiden Prabowo Subianto di berbagai platform digital. Sudaryono menegaskan bahwa gelombang negatif tersebut tidak mencerminkan suara mayoritas masyarakat Indonesia yang sesungguhnya.
Menurutnya, robot-robot digital itu dikendalikan oleh pihak-pihak yang tidak menginginkan Prabowo tetap memimpin bangsa ini. Ia menduga ada aktor di balik layar yang sengaja membiayai atau mengarahkan akun-akun palsu tersebut untuk mendominasi narasi di ruang publik digital.
Sudaryono mengungkapkan keprihatinannya terhadap pola yang terjadi: topik-topik yang meledak di media sosial justru bukan ditentukan oleh warga negara biasa, melainkan oleh entitas buatan. Ketika robot ramai membahas sesuatu, warga asli yang melihat keramaian itu pun ikut terseret dan turut berkomentar, tanpa menyadari bahwa keramaian awalnya diciptakan secara artifisial.
“Yang ramai di masyarakat kita, ditentukan oleh bukan manusia,” kata Sudaryono dalam videonya. Ia menyayangkan situasi ini karena opini publik akhirnya terbentuk bukan atas dasar realitas, melainkan atas rekayasa digital.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.