Pertemuan di Istana Merdeka itu berlangsung dalam suasana kerja yang serius. Prabowo dikenal kerap memanggil para menterinya untuk laporan langsung, menandakan gaya kepemimpinan yang menekankan akuntabilitas dan kecepatan eksekusi di lapangan.
Pengentasan kemiskinan ekstrem memang bukan pekerjaan mudah. Data historis menunjukkan bahwa meski angka kemiskinan umum terus menurun, kelompok paling miskin justru paling sulit dijangkau oleh program-program konvensional. Dibutuhkan pendekatan yang lebih presisi, lebih personal, dan lebih terkoordinasi lintas sektor.
Itulah mengapa pemetaan 88 kabupaten dan kota prioritas menjadi pendekatan yang patut dicermati. Dengan memusatkan sumber daya pada wilayah-wilayah yang benar-benar tertinggal, pemerintah berharap dampak intervensi bisa dirasakan lebih cepat dan lebih merata.
Di sisi lain, perluasan perlindungan sosial dengan anggaran jumbo senilai lebih dari setengah kuadriliun rupiah itu juga perlu diimbangi dengan sistem distribusi yang tepat sasaran. Anggaran besar tidak otomatis berarti manfaat besar, jika jalur penyalurannya tersumbat oleh inefisiensi atau data penerima yang tidak mutakhir.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.