Yang menarik, Presiden Prabowo secara eksplisit meminta agar seluruh pembenahan di sektor kereta api dilakukan secepat mungkin. Instruksi langsung dari kepala negara ini menunjukkan betapa seriusnya pemerintah memandang keselamatan perkeretaapian sebagai isu yang tidak bisa menunggu.
Pertemuan di Istana Merdeka tersebut dihadiri AHY bersama jajaran Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. Kehadiran rombongan kementerian menandakan bahwa pembahasan berlangsung komprehensif dan teknis, bukan sekadar pertemuan seremonial.
Langkah Prabowo memanggil AHY secara langsung juga mencerminkan gaya kepemimpinan presiden yang cenderung ingin memastikan sendiri progres agenda-agenda strategis nasional. Koordinasi langsung di level tertinggi dianggap penting agar tidak ada agenda yang mandek di tengah jalan.
Bagi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir rob di pantura Jawa, kabar pematangan rencana tanggul laut tentu menjadi secercah harapan. Namun mereka juga tahu bahwa proyek besar butuh waktu — dan yang mereka tunggu bukan sekadar janji, melainkan eksekusi nyata di lapangan.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.