Pernyataan ini menjadi sinyal penting di tengah kekhawatiran global soal gejolak pasokan energi. Indonesia, sebagai negara dengan konsumsi energi yang terus tumbuh, membutuhkan kepastian bahwa cadangan strategisnya tidak terganggu oleh faktor eksternal maupun internal.
Bahlil tidak hanya membawa kabar soal energi. Ia juga melaporkan perkembangan penataan Izin Usaha Pertambangan, khususnya yang berada di kawasan hutan dan wilayah-wilayah yang dinilai tidak dimanfaatkan secara optimal oleh para pemegang izin.
Masalah IUP yang tidak produktif bukan isu baru. Selama bertahun-tahun, ratusan izin tambang diterbitkan namun tidak digarap, menggantung tanpa kepastian sekaligus memblokade potensi ekonomi daerah penghasil sumber daya alam.
Prabowo rupanya tidak puas dengan kondisi itu. Ia disebut telah menginstruksikan evaluasi menyeluruh terhadap izin-izin tambang yang secara administratif sudah lengkap, namun tidak dijalankan sebagaimana mestinya.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.