Tak hanya soal ekonomi dan pendidikan, isu pertahanan dan keamanan turut masuk dalam agenda pembahasan. Pemerintah menegaskan perlunya menjaga stabilitas negara di tengah dinamika geopolitik global yang terus bergejolak, mulai dari ketegangan di Timur Tengah hingga persaingan kekuatan besar di kawasan Indo-Pasifik.

Rapat ini dihadiri oleh deretan nama besar dari jajaran kabinet dan pucuk pimpinan militer. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin hadir mendampingi Presiden, bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita.

Kasum TNI Letjen Richard Tampubolon juga tampak hadir, bersama ketiga kepala staf angkatan, yakni KSAU Marsekal Mohamad Tonny Harjono, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, dan KSAL Laksamana Muhammad Ali. Kehadiran seluruh pimpinan TNI dalam satu forum menunjukkan bahwa aspek pertahanan mendapat bobot yang signifikan dalam rapat tersebut.

Pemilihan Hambalang sebagai lokasi rapat bukan hal baru bagi Prabowo. Kompleks yang terletak di kawasan Bogor itu kerap menjadi tempat pertemuan informal namun substansial bagi Presiden, jauh dari keramaian protokoler Istana Negara di Jakarta.