Namun Presiden juga menyampaikan pesan yang lebih jujur tentang nasib aparat. Ia mengingatkan bahwa TNI dan Polri kerap dianggap biasa saja saat situasi aman, tetapi langsung mendapat caci maki ketika ada yang tidak beres. Itulah, kata Presiden, konsekuensi yang harus diterima oleh setiap abdi masyarakat.

“Itulah tugas kita. Karena itu kita harus bekerja keras supaya semuanya aman tertib dan lancar,” tegas Presiden. Kalimat itu sekaligus menjadi penegasan bahwa kerja keras bukan pilihan, melainkan kewajiban yang melekat pada setiap aparatur negara.

Momentum di Tuban ini memiliki makna lebih dari sekadar peresmian infrastruktur. Ini adalah deklarasi bahwa negara hadir — tidak hanya dalam urusan keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam memastikan setiap warga mendapat akses pada pangan yang cukup dan bergizi.

Program MBG sendiri terus memperluas jangkauannya sejak diluncurkan. Dengan hadirnya 166 SPPG baru yang dikelola Polri, distribusi makanan bergizi kini memiliki jaringan yang lebih solid dan tersebar merata. Polri yang selama ini dikenal sebagai penjaga ketertiban kini menambahkan satu peran baru: penjaga ketahanan gizi nasional.